PERTEMUAN KE 2
LANDASAN TEORITIS MEDIA PEMBELAJARAN
-
- Pengertian Media Pembelajaran
Istilah media berasal
dari bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari "medium" yang
secara harafiah berarti perantara atau pengantar. Makna umumnya adalah segala
sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima
informasi. Istilah media ini sangat populer dalam bidang komunikasi. Proses
belajar mengajar pada dasarnya juga merupakan proses komunikasi, sehingga media
yang digunakan dalam pembelajaran disebut media pembelajaran.
Pengertian Media pembelajaran menurut
para ahli:
- Menurut Heinich, Molenida, dan Russel (1993) berpendapat bahwa “teknologi atau media pembelajaran sebagai penerapan ilmiah tentang proses belajar pada manusia dalam tugas praktis belajar mengajar.
- Menurut Ali (1992) berpendapat bahwa “Media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapar memberikan rangsangan untuk belajar”.
- Menurut Gagne (1990) berpendapat bahwa “Kondisi yang berbasis media meliputi jenis penyajian yang disampaikan kepada para pembelajar dengan penjadwalan, pengurutan dan pengorganisasian.
- Menurut Miarso (2004) berpendapat bahwa “Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar”.
- Menurut Arif S. Sadirman (1984) berpendapat bahwa “Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar seperti Filn, buku, dan kaset.
- - LANDASAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN
Ada beberapa tinjauan
tentang landasan penggunaan media pembelajaran, antara lain landasasan
filosofis, psikologis, teknologis dan empiris.
a. Landasan filosofis
Ada suatu pandangan bahwa dengan digunakannya berbagai jenis media hasil
teknologi baru di dalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi. Dengan kata lain,
penerapan teknologi dalam pembelajaran akan terjadi dehumanisasi. Bukankan dengan
adanya berbagai media pembelajaran justru siswa dapat mempunyai banyak pilihan
untuk digunakan media yang sesuai dengan karakteristik pribadinya? Dengan kata
lain siswa dihargai harkat kemanusiaanya diberi kebebasan untuk menentukan
pilhan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan kemampuannya. Dengan
demikian, penerapan teknologi tidak berarti dehumanisasi. Sebenarnya perbedaan
pendapat tersebut tidak perlu muncul, yang penting bagaimana pandangan guru
terhadap siswa dalam proses pembelajaran. Jika guru menganggap siswa sebagai
anak manusia yang memiliki keprbadian, harga diri, motivasi, dan memiliki
kemampuan pribadi yang berbeda dengan yang lain,maka baik menggunaka media
hasil teknologi baru atau tidak, proses pembelajaran yang dilakukan akan tetap
menggunakan pendekatan humanis.
b. Landasan Psikologis
Dengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses belajar, maka ketepatan
pemilihan media dan metode pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap hasil
belajar siswa. Di samping itu, persepsi siswa juga sangat mempengaruhi hasil
belajar. Oleh sebab itu, dalam pemilihan media, di samping memperhatikan
kompleksitas dan keunikan proses belajar, memahami makna persepsi serta
factor-faktor yang berpengaruh terhadap penjelasan persepsi hendaknya diupayakan
secara optimal agar
proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif.
c. Landasan
Teknologis
Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan,
penerapan, pengelolaan, [enalaian proses dan sumber belajar. Jadi, teknologi
pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang melibatkan orang,
prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis maslaha, mencari
cara pemecahan, melaksankan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan
masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan
terkontrol. Dalam teknologi pembelajaran, pemecahan masalahan dilakukan dalam
bentuk kesatuan komponen-komponen system pembalajaran yang telah disusun dalam
fungsi desain atau seleksi, dan dalam pemanfaatan serta dikombinasikan sehingga
menjadi system pembelajaran yang lengkap.
Komponen-komponen ini termasuk pesan, orang, bahan, media,peralatan, teknik
dan latar.
d. Landasan
Empiris
Temuan-temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara
penggunaan media pembelajaran dan karakteristik belajar siswa dalam menentukan
hasil belajar siswa. Artinya, siswa akan mendapat keuntungan yang signifikan
bila ia belajar dengan menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik tipe
atau gaya belajarnya. Siswa yang memilih tipe belajar visual akan lebih
memperoleh keuntungan bilapembelajaran menggunakan media visual, seperti
gambar, diagram,
video, atua film. Sementara siswa yang memilih tipe belajar auditif, akan
lebih suka belajar dengan media audio, seperti radio, rekaman suara, atau
ceramah guru. Akan kebih tepat dan menguntungkan siswa dari kedua tipe belajar
tersebut jika menggunakan media audio-visual. Berdasarkan landasan rasional
empiris tersebut, maka pemilihan media pembelajaran hendaknya jangan atas dasar
kesukaan guru, tetapi harus mempertimbangkan kesesuaian antara karakteristik
pebelajar,karakteristik media pelajaran, dan karakteristik media itu sendiri.
- -
JENIS MEDIA PEMBELAJARAN MENURUT PARA AHLI
Jenis media
pembelajaran menurut para ahli yaitu:
a. Herry (2007:6.31) menyatakan:“Ada tiga jenis media pembelajaran yang dapat dikembangkan dan digunakan dalam kegiatan pembelajaran oleh guru di sekolah, yaitu:
- Media visual adalah media yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan indra penglihatan terdiri atas media yang dapat diproyeksikan (projekted visual) dan media yang tidak dapat diproyeksikan (nonprojekted visual).
- Media audio adalah media yang mengandung pesan dalam bentuk auditif yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan para siswa untuk mempelajari bahan ajar dan jenisnya.
- Media audio visual merupakan kombinasi dari media audio dan media audio visual atau media pandang dengar”.
b. Menurut Heinich and Molenda (2009)
terdapat enam jenis dasar dari media pembelajaran, yaitu:
- Teks. Merupakan elemen dasar dalam menyampaikan suatu informasi yang mempunyai berbagai jenis dan bentuk tulisan yang berupaya memberi daya tarik dalam penyampaian informasi.
- Media audio. Membantu menyampaikan maklumat dengan lebih berkesan dan membantu meningkatkan daya tarikan terhadap sesuatu persembahan. Jenis audio termasuk suara latar, musik, atau rekaman suara, dan lainnya.
- Media visual. Media yang dapat memberikan rangsangan-rangsangan visual seperti gambar/photo, sketsa, diagram, bagan, grafik, kartun, poster, papan buletin, dan lainnya.
- Media proyeksi gerak. Termasuk di dalamnya film gerak, film gelang, program TV, video kaset (CD, VCD, atau DVD).
- Benda-benda tiruan/miniatur. Termasuk di dalamnya benda-benda tiga dimensi yang dapat disentuh dan diraba oleh siswa. Media ini dibuat untuk mengatasi keterbatasan baik obyek maupun situasi sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
- Manusia. Termasuk di dalamnya guru, siswa, atau pakar/ahli di bidang/materi tertentu.
c. Rudi Bretz (2003) mengidentifikasi
jenis-jenis media berdasarkan tiga unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak.
Dari ketiga unsur tersebut Bretz mengklasifikasikannya ke dalam tujuh kelompok,
yaitu:
·
Media audio
·
Media cetak
·
Media visual diam
·
Media visual gerak
·
Media audio semi gerak
·
Media semi gerak audio
·
Media visual diam
·
Media audio visual gerak
-
- FUNGSI MEDIA
PEMBELAJARAN
Pengembangan media pembelajaran
hendaknya diupayakan untuk memanfaatkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh
media tersebut dan berusaha menghindari hambatan-hambatan yang mungkin muncul
dalam proses pembelajaran. Secara rinci, fungsi media dalam proses pembelajaran
adalah sebagai berikut.
- Menyaksikan benda yang ada atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau.
- Mengamati benda/peristiwa yang sukar dikunjungi, baik karena jaraknya jauh, berbahaya, atau terlarang.
- · Memperoleh gambaran yang jelas tentang benda/hal-hal yang sukar diamati secara langsung karena ukurannya yang tidak memungkinkan, baik karena terlalu besar atau terlalu kecil.
- · Mendengar suara yang sukar ditangkap dengan telinga secara langsung. Misalnya, rekaman suara denyut jantung dan sebagainya.
- · Mengamati dengan teliti binatang-binatang yang sukar diamati secara langsung karena sukar ditangkap.
- · Mengamati peristiwa-peristiwa yang jarang terjadi atau berbahaya untuk didekati.
- · Mengamati dengan jelas benda-benda yang mudah rusak/sukar diawetkan.
·
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, Abdul Karim H. 2007. Media
Pembelajara. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_SEKOLAH/194704171973032-MULIATI_PURWASASMITA/MEDIA_PEMBELAJARAN.pdf
https://niamw.files.wordpress.com/2010/04/bahan-ajar-media.pdf
https://niamw.files.wordpress.com/2010/04/bahan-ajar-media.pdf
Riyana,Cepi dan Rudi Susilana. 2009.
Media Pembelajaran. Bandung : CV Wacana Prima.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusMenurut Nana Sudjana (2002: 4-5), dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran sebaiknya memperhatikan kriteria sebagai berikut.
Hapus1. Ketepatan dengan tujuan pengajaran; artinya media pengajaran dipilih berdasarkan tujuan intruksional pembelajaran yang telah ditetapkan.
2. Dukungan terhadap isi bahan pengajaran; artinya media yang digunakan harus mampu memberikan bahan pengajaran yang sifatnya fakta, prinsip, konsep dan generalisasi.
3. Kemudahan memperoleh media; artinya media yang dipergunakan mudah diperoleh yaitu media pembelajaran mudah dibuat oleh pengajar, tidak memerlukan waktu dan biaya yang banyak dalam proses pembuatannya.
4. Keterampilan guru dalam menggunakannya; ini merupakan faktor penting dalam proses pemanfaatan media pembelajaran, karena dengan adanya keterampilan seorang guru dalam menggunakan media pembelajaran, maka proses pembelajaran akan berjalan lancar dan efektif.
5.Tersedia waktu untuk menggunakannya; sehingga media tersebut dapat bermanfaat bagi siswa selama pengajaran berlangsung.
6. Sesuai dengan taraf berpikir siswa; dalam memilih media harus memperhatikan kesesuaian media yang digunakan terhadap pengguna media, dalam hal ini media harus sesuai dengan pola berfikir dan tingkat berfikir siswa, agar dapat menarik minat dan mudah untuk dimengerti.
Jelaskan mengapa media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam pembelajaran?lalu media yang baik itu seperti apa?
BalasHapusKarena, dengan tersedianya media pembelajaran, guru pendidik dapat menciptakan berbagai situasi kelas, menentukan metode pengajaran yang akan dipakai dalam situasi yang berlainan dan menciptakan iklim yang emosional yang sehat diantara peserta didik. Bahkan alat/media pembelajaran ini selanjutnya dapat membantu guru membawa dunia luar ke dalam kelas. Dengan demikian ide yang abstrak dan asing (remote) sifatnya menjadi konkrit dan mudah dimengerti oleh peserta didik. Bila alat/media pembelajaran ini dapat di fungsikan secara tepat dan proforsional, maka proses pembelajaran akan dapat berjalan efektif.
HapusDalam pembelajaran, alat atau media pendidikan jelas diperlukan. Sebab alat/ media pembelajaran ini memiliki peranan yang besar dan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan.
ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam memilih media pembelajaran yang baik yaitu:
1. Sesuai dengan tujuan instruksional yang ingin dicapai.
2. Tepat untuk mendukung isi pelajaran.
3. Praktis, luwes, dan bertahan.
4. Guru terampil menggunakannya.
5. Pengelompokkan sasaran.
6. Mutu teknis
Media pembelajaran yang baik harus memenuhi beberapa syarat", nah apa saja syarat-syarat yang harus dipenuhi agar terciptanya media pembelajaran yang baik?
BalasHapusSecara ringkas syarat-syarat yang harus dipenuhi agar tercipta media pembelajaran yang baik dapat dilihat berikut ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Soeparno (1987:10), yakni:
Hapus1. Hendaknya mengetahui karakteristik setiap media.
2. Hendaknya memilih media yang sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
3. Hendaknya memilih media yang sesuai dengan metode yang kita pergunakan.
4. Hendaknya memilih media yang sesuai dengan materi yang sesuai dengan yang akan dikomunikasikan.
5. Hendaknya memilih media yang sesuai dengan keadaan siswa, jumlah, usia maupun tingkat pendidikannya.
6. Hendaknya memilih media yang sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan tempat media dipergunakan.
7. Janganlah memilih media dengan alasan dengan alasan bahan tersebut satu-satunya yang kita miliki.
Pembuatan media pembelajaran diperlukan untuk proses pelaksanaan pembelajaran dan proses berpikir siswa. Coba anda sebutkan manfaat positif dari penggunaan media sebagai bagian integral pengajaran di kelas itu apa saja!
BalasHapusMenurut Kemp dan Dayton dalam bukunya Azhar Arsyad (2003: 21) mengemukakan beberapa hasil penelitian yang menunjukkan dampak positif dari penggunaan media sebagai bagian integral pembelajaran di kelas atau sebagai cara utama pembelajaran langsung sebagai berikut:
Hapus- Penyampaian pembelajaran menjadi lebih baku
- Pembelajaran bisa lebih menarik
- Pembelajaran menjadi lebih interaktif
- Lama waktu pembelajaran yang diperlukan dapat dipersingkat
- Kualitas hasil belajar dapat di tingkatkan
- Pembelajaran dapat diberikan kapan dimana diinginkan atau diperlukan
- Sikap positif siswa terhadap apa yang dipelajari
- Peran guru dapat berubah kearah yang lebih positif.
menurut anda landasan mana yang paling penting dalam multimedia pembelajran?
BalasHapusLandasan psikologis penggunaan media pembelajaran ialah alasan atau rasional mengapa media pembelajaran dipergunakan ditinjau dari kondisi belajar dan bagaimana proses belajar itu terjadi.Walaupun telah diketahui adanya pandangan yang berbeda tentang belajar dan bagaimana belajar itu terjadi, namun dapat dikatakan bahwa belajar itu adalah suatu proses yang mengakibatkan adanya perubahan perilaku oleh adanya pengalaman. Perubahan perilaku itu dapat berupa bertambahnya pengetahuan, diperolehnya keterampilan atau kecekatan dan berubahnya sikap seseorang yang telah belajar.
HapusDengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses belajar, maka ketepatan pemilihan media akan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Oleh sebab itu, pemakaian media dalam pendidikan sangat berkaitan dengan perkembangan psikologi belajar peserta didik. Pada hakikatnya, tujuan pendidikan, termasuk pengajaran adalah diperolehnya perubahan tingkah laku individu. Perubahan tingkah laku itu wujud dari hasil belajar.
Yang terpenting dalam proses belajar peserta didik dilihat dari psikologis tentunya adanya keinginan atau motivasi dan kebutuhan dari pesrta didik itu sendiri. Selain, keinginan yang kuat, motivasi dalam diri sendiri dan lingkunganya tentu akan menambah semangat peserta didik, serta dengan adanya kesadaran kebutuhan bahwa pendidikan dalam hidup itu diperlukan.
Bagaimanakah ciri atau karakteristik media pembelajaran yang baik?
BalasHapusMedia yang baik adalah media yang efektif. Sebaiknya yang menjadi tolak ukur media yang baik bagi seorang tenaga pendidik di sini bukan menyoalkan tentang kemodernan dari media pembelajaran, tetapi lebih mengarah pada efektifitas dari media tersebut jika digunakan dalam sebuah kegiatan pembelajaran. Efektifitas di sini mencakup biaya, waktu dan pemahaman materi yang didapatkan oleh para peserta didik.
HapusMedia yang baik adalah yang mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi para peserta didik. Apa pun itu jenisnya, yang perlu ditekankan di sini adalah media pembelajaran yang digunakan nantinya, sasaran utamanya adalah peserta didik. Jadi karenanya yang harus diutamakan tentunya adalah peserta didik yang terlibat di dalamnya.
beri satu contoh media untuk siswa dengan gaya belajar visual
BalasHapusSeseorang yang memiliki gaya belajar visual cenderung belajar melalui hubungan visual (penglihatan). Dengan demikian dalam gaya belajar visual yang sifatnya eksternal, ia menggunakan materi atau media yang bisa dilihat atau mengeluarkan tanggapan indera penglihatan. Materi atau media yang bisa digunakan adalah buku, poster, majalah, rangka tubuh manusia, peta, dan lain-lain.Sedangkan gaya belajar visual yang bersifat internal adalah menggunakan imajinasi sebagai sumber informasi.
HapusAdakah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media pembelajaran?
BalasHapusMenurut Nana Sudjana (2002: 4-5), dalam memilih media untuk kepentingan pengajaran sebaiknya memperhatikan kriteria sebagai berikut.
HapusKetepatan dengan tujuan pengajaran; artinya media pengajaran dipilih berdasarkan tujuan intruksional pembelajaran yang telah ditetapkan.
Dukungan terhadap isi bahan pengajaran; artinya media yang digunakan harus mampu memberikan bahan pengajaran yang sifatnya fakta, prinsip, konsep dan generalisasi.
Kemudahan memperoleh media; artinya media yang dipergunakan mudah diperoleh yaitu media pembelajaran mudah dibuat oleh pengajar, tidak memerlukan waktu dan biaya yang banyak dalam proses pembuatannya.
Keterampilan guru dalam menggunakannya; ini merupakan faktor penting dalam proses pemanfaatan media pembelajaran, karena dengan adanya keterampilan seorang guru dalam menggunakan media pembelajaran, maka proses pembelajaran akan berjalan lancar dan efektif.
Tersedia waktu untuk menggunakannya; sehingga media tersebut dapat bermanfaat bagi siswa selama pengajaran berlangsung.
Sesuai dengan taraf berpikir siswa; dalam memilih media harus memperhatikan kesesuaian media yang digunakan terhadap pengguna media, dalam hal ini media harus sesuai dengan pola berfikir dan tingkat berfikir siswa, agar dapat menarik minat dan mudah untuk dimengerti.
jelaskan beserta contoh mengapa media pembelajaran sangat diperlukan?
BalasHapusSedikit membantu menjawab :
HapusMultimedia diperlukan karena :
1. Membuat materi pelajaran yang abstrak menjadi konkrit.
2. Mengatasi kendala keterbatasan ruang dan waktu.
3. Membantu mengatasi keterbatasan alat indera manusia.
4. Mampu menyajikan objek pelajaran berupa benda atau peristiwa langka atau berbahaya ke dalam kelas.
5. Informasi pelajaran yang disajikan dengan media yang tepat dapat memberikan kesan mendalam dan lebih lama tersimpan pada diri siswa.
sedikit menambahkan mengenai landasan:
BalasHapusLandasan Historis
Yang dimaksud dengan landasan historis media pembelajaran ialah rational penggunaan media pembelajaran ditinjau dari sejarah konsep istilah media digunakan dalam pembelajaran. Perkembangan konsep media pembelajaran sebenarnya bermula dengan lahirnya konsepsi pengajaran visual atau alat bantu visual sekitar tahun 1923 (Arip P Nugroho:2015).
jelaskan multimedia yang seperti apa yang cocok digunakan dalam pembelajaran di indonesia ?
BalasHapusPemilihan muktinedia bisa disesuaikan dengan tyjuan pembelajaran yang ada di kurikukum, sehingga media yang digunakan bisa bervariasi
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTolong Anda jelaskan media yang seperti apa uang dapat kita gunakan terlebih apabila kita ditugaskan di pelosok desa
BalasHapusGunakan peralatan2 yang dekat dengan kehidupan keseharian mereka. Olah kemampuan pola pikir mereka dengan menarik masalah dari peralatan2 tersebut.
HapusDengan begitu sepertinya akan lebih mudah dipahami dan dimengerti oleh siswa, terlebih dalam kesehariannya mereka menggunakan alat-alat tersebut.
Perlu diperhatikan bahwa manusia cenderung menerima informasi dan menyimpannya dalam memori otaknya melalui tampilan visual. Saya tidak begitu paham dengan metode-metode pengajaran yang anda coba terapkan. Hanya saja dalam kasus ini sepertinya anda harus mulai memikirkan untuk, mungkin, menciptakan metode anda sendiri dalam mengasuh siswa-siswi di daerah anda sekarang.
Saya sedikit menambahkan Landasan Historis
BalasHapusLandasan historis media pembelajaran ialah rational penggunaan media pembelajaran ditinjau dari sejarah konsep istilah media digunakan dalam pembelajaran. Perkembangan konsep media pembelajaran sebenarnya bermula dengan lahirnya konsepsi pengajaran visual atau alat bantu visual sekitar tahun 1923. Yang dimaksud dengan alat bantu visual dalam konsepsi pengajaran visual ini adalah setiap gambar, model, benda atau alat yang dapat memberikan pengalaman visual yang nyata kepada pebelajar. Kemudian kosep pengajaran visual ini berkembang menjadi “audio visual instruction” atau “audio visual education” yaitu sekitar tahun 1940. Sekitar tahun 1945 timbul beberapa variasi nama seperti “audio visual materials”, “audio visual methods”, dan “audio visual devices”. Inti dari kosepsi ini adalah digunakannya berbagai alat atau bahan oleh guru untuk memindahkan gagasan dan pengalaman pebelajar melalui mata dan telinga. Pemanfaat-an konsepsi audio visual ini dapat dilihat dalam “Kerucut Pengalaman” dari Edgar Dale. Perkembangan besar berikutnya adalah munculnya gerakan yang disebut “audio visual communication” pada tahun 1950-an. Perkembangan berikutnya terjadi sekitar tahun 1952 dengan munculnya konsepsi “instructional materials” yang secara kosepsional tidak banyak berbeda dengan konsepsi sebelumnya. Beberapa istilah yang merupakan variasi penggunaan konsepsi “instructional materials” adalah “teaching/ learning materials”, “learning resources”.
apakah landasan yang paling mendasar dalam pemilihan suatu media yang sesuai dengan pembelajaran yang berlaku?
BalasHapusApakah prinsip media dan landasan teoritis media saling berkaitan?
BalasHapusTolong jelaskan keterkaitan kesemua landasan tersebut dan apa yang terjadi jika salah satu landasan tidak terpenuhi
BalasHapusKenapa manusia termasuk kedalam 6 jenis media pembelajaran?jelaskan
BalasHapus